#CintaRupiah ala Mahasiswa

cinta rupiah

Cinta Rupiah –  Gerakan cinta rupiah ditunjukan kepada semua kalangan masyarakat Negara Kesatuan Republik Indonesia, termasuk mahasiswa. Menjadi bagian dari elemen masyarakat, mahasiswa tidak luput dari sasaran gerakan cinta rupiah. mahasiswa pun sebenarnya telah memiliki kesadaran untuk mengikuti gerakan rupiah. Ya, mereka sebenarnya telah tergerak untuk mencintai rupiah dengan cara mereka sendiri. Berikut beberapa aksi nyata mahasiswa untuk mendukung gerakan cinta rupiah yang sedang di canangkan oleh pemerintah.

1. Menggunakan kartu debit. Salah satu wujud nyata mahasiswa mencintai rupiah adalah dengan menggunakan kartu debit saat berbelanja. Pembayaran menggunakan kartu debit atau sering disebut juga dengan gerakan non tunai mungkin belum terlalu akrab di masyarakat. Namu dikalangan mahasiswa gerakan non tunai ini sudah banyak peminatnya. Hal ini merupakan salah satu bentuk cinta rupiah ala mahasiswa, karena dengan menggunakan kartu debit keuangan akan lebih terkontrol dan akan menghindarkan dari perusakan rupiah sebab tidak memegang uang tunai.

2. Mengumpulkan uang receh. Gerakan cinta rupiah juga diwujudkan mahasiswa dengan mengumpulkan uang receh. Kesadaran akan cinta rupiah telah membuat mahasiswa tidak lagi meremehkan pecahan uang logam atau uang receh. Kini para mahasiswa lebih memilih untuk menyimpan uang receh dibandingkan membuangnya dijalan atau di aliran sungai.

3. Membeli produk lokal. Kini cinta rupiah juga ditunjukan oleh para mahasiswa dengan membeli dan mengkonsumsi produk lokal atau made in Indonesia. Awalnya mungkin gerakan cinta produk dalam negeri tidak disadari sebagai gerakan cinta rupiah. Namun kini mahasiswa kita sudah mengetahui bahwa dengan membeli produk lokal atau produk dalam negeri merupakan salah satu kontribusi nyata gerakan cinta rupiah. Jadi tunggu apalagi beli dan cinta produk dalam negeri.

4. Menukarkan uang yang rusak ke BI. Hal ini tentu tidak hanya dialami oleh mahasiswa saja, hampir seluruh kalangan masyarak pasti pernah mengalami hal ini.Ya, apalagi kalau bukan kerusakan uang rupiah. Kasus ini biasanya terjadi pada uang kertas. Namun anda tak perlu khawatir bila mempunyai uang yang rusak. Masalah tersebut dapat terselesaikan dengan menukarkan uang di BI (Bank Indonesia). Kebayakan mahasiswa sudah melakukan hal ini, disamping sebagai bentuk cinta rupiah juga sebagai bentuk penyelamatan uang jajan agar tidak terbuang sia-sia.

 

foto finansialku

(Visited 176 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *